[Review] A Shoulder to Cry On by Ria N. Badaria (@fortunata23)

nyonyakim.wordpress.com

nyonyakim.wordpress.com

Judul Buku: A Shoulder to Cry On

Penulis: Ria N. Badaria

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama

Terbit: Juni 2012

Bahasa: Indonesia

ISBN: 978-979-22-8514-7

Halaman: 312 halaman

Sinopsis

Aku tak pernah menyesal mencintaimu, yang kusesalkan hanyalah kamu terluka karenanya.

Damar tahu sejak awal apa yang dilaluinya salah. Berjuang untuk hidup bersama adiknya setelah kedua orangtua mereka bercerai membuat Damar terpaksa menentukan pilihan yang salah dalam hidupnya. Pilihan yang baru terasa benar-benar salah setelah ia bertemu dengan Imelda, seseorang yang seharusnya tidak pernah ia cintai karena ia merasa tidak pernah layak merasakan cinta.

Andai rasa cinta bisa dengan mudah diredam dan dihentikan, tentu Damar akan memilih hidup tanpa perasaan itu. Sayang itu tidak semudah yang dibayangkannya, di tengah perjuangannya untuk melindungi adiknya, Danu, dan seorang gadis malang bernama Anka, yang belakangan mulai disayanginya. Damar harus tetap menyisakan sedikit ruang dalam hatinya untuk merasakan sakit, saat cinta perlahan-lahan menyadarkannya bahwa ia tidak pantas menerima dan memberikan cinta.

Di saat cinta tidak dapat tergapai dengan sempurna, di saat harapan seketika sirna, mungkinkah penyesalan masih tetap berguna?

Review

Novel bergenre amore karya Ria N. Badaria, yang juga merupakan penulis novel Fortunata dan Writer vs Editor ini berkisah tentang percintaan yang (dapat dibilang) rumit yang dialami oleh dua orang saudara kandung bernama Damar Adi Wijaya dan Danu Adi Wijaya. Tak hanya itu, novel ini pun menceritakan tentang seorang gadis bernama Anka Putri Renggana yang kehilangan orang-orang yang amat dicintainya.

Cinta memang tidak bisa diprediksi kapan datangnya. Terkadang kita tak menyadari, tak mengakui, atau mengelak perasaan yang ada, hingga akhirnya kita menyadarinya justru di saat orang yang kita cintai tersebut menyukai/memiliki ketertarikan pada orang lain. Mengetahui Anka menyimpan perasaan pada Damar menyadarkan Danu mengenai perasaannya terhadap Anka.

Tokoh-tokoh utama yang ditampilkan penulis memiliki karakter kuat dan terus-terusan membuatku berandai-andai ingin memiliki cowok seperti Damar atau Danu, hahaha… Mulanya kita akan dibuat jatuh hati dengan Danu yang memiliki sifat yang sangat care pada Anka. Meskipun Danu tahu bahwa lelaki yang disukai Anka bukanlah dirinya, namun ia terus berusaha untuk selalu ada di dekatnya dan menghiburnya di kala sedih. Baginya, kebahagiaan Anka-lah yang terpenting. Saya pikir Danu adalah sosok yang diidamkan oleh seorang cewek sebab ia begitu perhatian dan peduli pada cewek yang disukainya. Hingga akhir kisah, ia masih tetap bertahan dengan perasaannya pada Anka meskipun rasa sukanya bertepuk sebelah tangan.

Baca lebih lanjut

[Review] Lakukan dengan Hati by Dedy Dahlan

image

Judul Buku: Lakukan dengan Hati
Penulis: Dedy Dahlan
Penerbit: Elex Media Komputindo
Terbit: September 2013
Bahasa: Indonesia
Tebal: 240 halaman
ISBN: 978-602-02-1968-4
Peresensi: Launa Rissadia
Rating: 3.5/5

Sinopsis
Buku ini memberikan bukan hanya teori muluk di awang-awang tentang konsep ENJOY dalam hidup, karier, dan pekerjaan. Melalui kisah- kisah dengan gaya khasnya yang kocak, nyeleneh, dan kreatif, tapi memiliki makna yang dalam, Dedy Dahlan sekali lagi menggabungkan INSPIRASI dan KOMEDI sebagai cara untuk berbagi langkah-langkah PRAKTIS dalam mengembangkan diri Anda menjadi seorang Self Coach supaya bisa melakukan aktivitas Anda dengan HATI!

Membantu semua pembacanya bekerja dan berkarya dengan MENIKMATI apa yang mereka lakukan, dan mampu MEMOTIVASI diri sendiri!

Isi:
Buku ini mengajarkan langsung metoda untuk menjadi Self Coach untuk menikmati proses dalam meraih tujuan dengan melalui:
– Teknik-teknik Coaching, seperti “Powerful Questioning”, “Active Listening”, SMART Goal Setting, dll.
– 10 cara untuk selalu ENJOY dalam aktivitas karier dan bisnis.
– Teknik dan metoda aplikatif untuk mengubah beban jadi fun, seperti Building FLOW, Setting Challenge, dll.

Semua ini dikemas dalam:
– Kisah-kisah yang kocak dan gokil membuat proses memahami konsep lebih FUN.
– Konsep motivasi yang dibungkus dengan pembahasan nyeleneh.
– Teori dan kasus real dalam gaya bahasa yang ringan agar mudah dipahami.
– Teknik-teknik aplikatif untuk menikmati berbagai suasana yang dahsyat dan mudah diterapkan kapanpun.
– Elemen grafis yang membuat bukunya lebih keren dan maknanya lebih nendang!

Review

“Do what you LOVE, love what you DO!”
Kalau nggak enjoy, ngapain terus dikerjain?

Buku ketiga karya Dedy Dahlan (Passion Coach, penulis buku best sellerPassion! Ubah Hobi Jadi Duit” dan member of International Coach Federation) ini berisikan tentang melakukan apapun yang kita suka dan menyukai apapun yang kita kerjakan, dan juga cara bagaimana kita menjadi seorang self coach. Dalam bukunya penulis ingin para pembacanya bisa menjadi seorang self coach, yaitu seseorang yang mampu mengembangkan dirinya sendiri, seseorang yang mampu memotivasi dirinya sendiri dalam keadaan apapun.

Kisah teman penulis yang ada pada part 0 (Intro) mampu membuat kita berpikir dan merenungkan pekerjaan/karier yang sedang kita jalani saat ini. Apakah karier/pekerjaan tersebut memang karier/pekerjaan yang kita suka atau tidak. Bagi sebagian orang yang tidak menikmati pekerjaan/kariernya, mungkin kisah tersebut seperti ‘tamparan’ buat mereka. Namun, lain halnya bagi orang yang menyukai dan menikmati pekerjaan/karier mereka. Dalam diri mereka (pasti) akan timbul rasa syukur atas karier/pekerjaan yang dimiliki saat ini ketika mereka membaca kisah tersebut. Sama seperti yang aku alami saat membacanya. 😀

“Kalau kita mau bahagia, kita akan menemukannya di sepanjang proses perjalanan, bukan di akhir perjalanan kita. Seperti itulah, maka passion itu BUKAN tujuan, passion adalah JALAN.”

Baca lebih lanjut

[Review] Menulis Sesuka Hati

Judul Buku: (Jurnal) Menulis Cara Gue.

Penulis: Primadonna Angela

Penerbit: PT Grasindo

Terbit: September 2013

Bahasa: Indonesia

Tebal: 216 halaman

ISBN: 978-602-251-206-6

Peresensi: Launa Rissadia

Rating: 3/5

Sinopsis

Resep paling jitu untuk menulis novel, cerpen, atau puisi cuma satu: mulailah menulis. Ide-ide terbang rendah, inspirasi bermain-main mengelilingimu. Tengoklah mereka dan rekamlah itu dalam tulisan-tulisanmu. Buku ini adalah salah satu cara untuk membuktikan bahwa: menulis “is an absolutely fun activity“. Di dalam buku ini, kamu bisa berkreasi sebebas-bebasnya, dengan dipandu oleh gagasan-gagasan kreatif dari Primadonna Angela. Yuk, tuliskan semua ide sekarang juga.

Review

“Tidak ada ide yang baru di dunia ini. Kuncinya adalah, mengolah ide yang sudah ada hingga mengalir lancar, menggunakan “suaramu”.” –  Primadonna Angela

Karya terbaru Primadonna Angela ini berisikan gagasan-gagasan kreatifnya tentang menulis. Mulanya saya pikir buku ini berisikan jurnal semacam jadwal kegiatan atau time schedule yang berkaitan dengan menulis. Dalam bayangan saya isi buku ini adalah beberapa tip menulis dan jurnal kosong dalam bentuk tabel seperti do and don’t list harian. Namun, setelah saya buka dan baca, perkiraan saya salah semua, hahaha.

“It’s not how great the ideas are. It’s about how you write them, to make them great.” – Primadonna Angela

Di sini saya tidak akan bilang bukunya seperti apa, tetapi yang akan saya bahas adalah garis besar kelebihan dan kekurangan buku ini secara umum. Di dalamnya—tepatnya di bagian atas, di setiap halamannya—ada gagasan seputar menulis yang mampu menyadarkan pun memberi semangat. Gagasan-gagasan kreatif penulis tidak cuma mendorong kita untuk terus menulis, tetapi juga menyadarkan kita bahwa menulis bukanlah pekerjaan yang mudah. Pun gagasan tersebut banyak memberikan pelajaran. Gagasan-gagasannya sekaligus merupakan tip menulis, contohnya gagasan tentang ide di atas.

Tidak hanya itu, di bagian awal buku terdapat penjelasan singkat tentang bagaimana caranya menulis. Mengapa singkat? Karena dari judulnya saja sudah jelas bahwa buku ini merupakan sebuah jurnal yang dimaksudkan sebagai tempat untuk menuangkan segala ide dan inspirasi. Bukan buku yang secara rinci membahas tentang dunia penulisan atau tip menulis. Paparan singkat penulis mengenai hal tersebut secara garis besar merupakan saran dan nasihat penulis dalam memulai menulis. Buat teman-teman yang sering menanyakan pertanyaan tersebut pasti akan menemukan jawabannya di sini.

Baca lebih lanjut

[Review] Dengan Passion, Hobi pun Bisa Berubah jadi Duit!

Judul Buku: Passion! Ubah Hobi jadi Duit
Penulis: Dedy Dahlan
Penerbit: Elex Media Komputindo
Terbit: Februari 2011
Bahasa: Indonesia
Tebal: 212 halaman
ISBN: 9789792795066
Peresensi: Launa Rissadia
Rating: 4/5

Sinopsis
Passion! Ubah Hobi jadi Duit, sebuah angle BARU dalam memandang hidup, yang seharusnya menyenangkan! Ternyata memang rezeki dan duit bisa datang sendiri, kalau kita bahagia dan bersyukur dengan apapun yang kita kerjakan. Belilah dan renungkan isi buku ini, karena hidup adalah pilihan. Sudahkah Anda hidup sesuai dengan `Lentera Jiwa`-mu. – Nugie, Musisi dan Pencetus Gerakan “Lentera Jiwa”

Mengubah passion jadi duit adalah sebuah konsep IDEAL yang nyata. Sejak dulu, saya selalu suka memasak, dan kini, karier dan pemasukan finansial saya, saya dapatkan lewat memasak! Seru kan? Kalau Anda juga ingin merasakan apa yang saya rasakan, dan berkarier di bidang hobi Anda, maka ini adalah buku yang SANGAT saya sarankan untuk dibaca. Buku ini bisa mengubah hidup dan mencapai kebahagiaan yang tak ternilai! – Bara Pattiradjawane, Cooking Icon dan Celebrity Cook

Seseorang akan jadi `Bintang` yang terbaik, apabila dia berguna bagi orang lain dan mengerjakan sesuatu dengan penuh cinta. Lewat buku ini, Anda akan tahu bagaimana caranya menjadi kaya, dan penuh kebahagiaan, karena Anda melakukannya dengan gairah seorang BINTANG! – Shahnaz Haque Ramadhan, Penyiar TV dan Radio

Tidak pernah ada kata cukup untuk menghadirkan buku-buku berbahasa Indonesia yang membedah passion. Dedy BERHASIL menggiring pembaca ke dalam pembahasan kontekstual (berkaitan dengan uang). Passion adalah mata air, dan uang adalah muara. Tidak akan pernah bisa dibalik. Baca buku ini, dan lakukan sesuatu tentang passion Anda! – Rene Suhardono, Career Coach, Penulis Buku “Your Job is Not Your Career

Saya sering menyarankan calon wirausaha untuk memulai bisnis dari minat dan passion-nya. Buku Passion! Ubah Hobi jadi Duit adalah rujukan yang tepat bagi mereka yang masih mencari ide bisnis dan cara memulainya. Baca dan praktikkan isinya! – Roni Yuzirman, Pendiri Mantevision.com dan Komunitas Tangan di Atas (TDA)

Review
Memiliki karier yang kita suka — seperti yang orang sering bilang, sesuai dengan passion — adalah dambaan banyak orang. Namun, untuk memperoleh karier yang memang benar-benar pas dengan passion yang kita punya tentu tidaklah mudah. Banyak sekali orang yang telah berpuluh-puluh tahun bekerja, namun mereka tak puas dengan yang telah dikerjakannya. Lebih-lebih banyak yang sering mengeluhkan pekerjaannya. Salah satu penyebabnya ialah mereka tidak tahu apa passion mereka. Pun hal dan kegiatan yang mereka suka.

Dalam buku Passion! Ubah Hobi jadi Duit, penulis sekaligus certified passion coach dan member ICF ini menjelaskan secara mendalam tentang bagaimana menemukan passion yang kita punya. Buku ini terbagi menjadi tujuh chapter: Passion, Tiga Jalan Kaya, Bidang Pilihan, Dua Dunia, Mentor, Tindakan Nyata, dan Konklusi. Pada bagian Passion Revolution (pendahuluan), terdapat kisah-kisah menginspirasi, seperti kisah Satriya si pengusaha online yang masih muda dan Bruce Lee. Tak cuma itu, pada bagian ini penulis memberikan penjelasan mengenai rahasia banyaknya orang-orang sukses yang masih muda, kenapa mereka bisa sukses di bidangnya masing-masing, serta pendapatan emosional.

Kita bisa menemukan passion yang kita punya dengan mengetahui lima hal dalam hidup yang bisa membangkitkan gairah & kesenangan dalam bekerja. Penulis menyebut kelima hal tersebut dengan Fun Factor (petunjuk passion). Ada pula dua cara paling mudah untuk menemukan passion dan dua jenis masalah yang dapat menghambat seseorang dalam mengembangkan hidup berlandaskan passion. Passion dan hasrat pun bisa dicari dan ditemukan dengan menemukan petunjuk dalam tiga masa. Chapter satu semakin bernas dengan adanya kisah Iszur Muchtar dan Chris Lie yang sukses dengan passion-nya.

Baca lebih lanjut

[Review] Pintu Harmonika by @clara_ng & @cintapuccino

Judul: Pintu Harmonika

Penulis: Clara Ng & Icha Rahmanti

Penerbit: PlotPoint Publishing

Terbit: Januari 2013

Bahasa: Indonesia

ISBN: 978-602-9481-10-5

Halaman: 307 halaman

Harga: Rp 45.900 (www.gramedia.com)

Peresensi: Launa Rissadia

Rating: 3.5/5

Sinopsis
Dijual cepat: S U R G A!

Punyakah kamu surga di bumi, tempatmu merasa bebas, terlindungi dan…begitu bahagia hanya dengan berada di situ?
Rizal, Juni, dan David menemukan surga lewat ketidaksengajaan; buka pintu harmonika, berjalan mengikuti sinar matahari, dan temukan surga. Surga yang tersembunyi di belakang ruko tempat tinggal mereka.

Walau mereka berbeda usia dan tidak juga lantas bermain bersama, surga membuat mereka menemukan bukan hanya sahabat, tetapi juga saudara dan keluarga. Ketika surga mereka akan berakhir, semangat mempertahankannya membawa mereka pada sebuah petualangan lewat tengah malam. Apa pula hubungannya dengan pencitraan Rizal, masalah Juni di sekolah dan bulu hitam misterius yang berpendar cantik temuan David serta suara-suara misterius di atap rukonya?

It’s never easy being a parent, and it’s tough being a kid. Most of us in Pintu Harmonika experience both worlds… From Clara Ng, Gina S Noer to the directors. We love theme, those relationship should be celebrated. That’s why this book is a small token of the beautiful, familiar push and pull relationship.Hope you enjoy this book, as a parent, as a son, or as a daughter.” – Sigi Wimala (Director Pintu Harmonika The Movie, Actress & Mum)

“Dunia remaja adalah dunia yang misterius. Dunia yang penuh bingung dan kompleksitasnya sendiri bukan hanya untuk orangtua yang tiba-tiba dilanda kebingungan tentang bagaimana cara menempatkan diri secara benar bersama remajanya, si remaja pun mengalami gamang akan keadaan dirinya. Novel ini bercerita tentang remaja, tentang dunianya, pikiran, ekspresi bahasa, gesture hidup remaja. Buku yang membuat kita mengenal remaja secara lebih.” – Ratih Ibrahim (Ibu dua remaja, Psikolog)

“Cerita unik yang membahas tentang kehidupan keluarga yang tinggal di ruko. Jarang tema ini diangkat. Dan bisa dibaca oleh semua umur.” – Luna Maya(Director Pintu Harmonika The Movie, Actrees)

“Novelnya bagus bisa nyeritain satu kejadian dari 3 sudut pandang gitu. Perjuangan Rizal, Juni, dan David buat mempertahankan surga juga seru. Akhir ceritanya juga gak terduga banget. Aku paling suka cerita ini diliat dari sudut David.” – Iqbaal (Personil Coboy Jr)

“Buku Pintu Harmonika merupakan sebuah buku tentang kisah seorang anak remaja yang mencari zona kenyamanan saat ditinggal oleh ibunya. Clara Ng & Icha Rahmanti menulis buku ini dengan menggunakan kalimat sederhana yang biasa digunakan oleh anak muda zaman sekarang, sehingga pembaca akan merasa hanyut dalam cerita yang mengalir indah. Dipenuhi dengan kisah bagaimana seorang anak remaja yang merasa tertekan hidup bersama ayahnya karena harus menjalani semua pekerjaan rumah seorang diri sehingga kemudian mencari kenyamanan di luar rumah. Novel ini sangat bermanfaat untuk menyadarkan kita semua, betapa anak-anak dan remaja pada dasarnya sangat mendambakan adanya rumah yang ramah anak. Jauh dari kekerasan, baik fisik maupun psikologis. Hanya dengan demikian akan lahir anak-anak dan remaja yang kreatif dan berkarakter di masa depan. Semoga.” – Kak Seto (Pemerhati Anak)

Review

“Gue percaya surga ada di mana-mana. Dan kepunyaan gue letaknya cuma selemparan kolor aja, dalam arti sebenarnya. Yah, walaupun butuh keahlian khusus untuk bisa melempar kolor dengan tepat dari atap ruko bokap ke surga dunia gue.”

Novel anak-anak yang ditulis oleh dua orang penulis yang telah mengeluarkan banyak sekali buku best-seller ini berisikan tiga catatan atau jurnal yang ditulis oleh tiga orang yang berbeda, yaitu Rizal Zaigham Harahap, Juni Shahnaz, dan David Christian Hadijaja a.k.a David Edogawa. Rizal adalah seorang remaja yang baru saja pindah ke kompleks ruko Gardenia Crescent dan hanya tinggal bersama ayahnya. Rukonya terletak diantara ruko milik Juni dan David.

Baca lebih lanjut

[Review] Follow @MerryRiana by @debbiewidjaja

20130719-000451.jpgJudul: Follow @MerryRiana
Penulis: Debbie Widjaja
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (GPU)
Terbit: April 2013
Bahasa: Indonesia
ISBN: 978-979-22-9333-3
Halaman: 360 halaman
Harga: Rp 55.000
Peresensi: Launa Rissadia

Sinopsis
5 Reasons Why My Life is Screwed Up:
5. Setelah setahun bekerja di Everell, penampilanku yang berantakan cocok sekali untuk menjadikanku model majalah Cosmopolitan. Judul artikelnya: Tanda-Tanda Anda Bekerja Terlalu Keras.

4. Pacarku marah besar karena katanya aku berubah jadi monster menyeramkan. Dan, oh, mungkin dia selingkuh dengan Agita, pramugari cantik itu.

3. Setiap kali pembaca novelku bertanya, “Kapan novel selanjutnya terbit, Kak?”, aku cuma bisa meringis dan berkelit, “Belum sempat, masih sibuk nih.”

2. Daftar orang yang kukecewakan sudah melampaui daftar film horor Indonesia. Yang paling parah, orang yang sangat kusayangi, Papa dan Mama, justru berada di urutan teratas!

But the number 1 reason why my life is screwed up is:
1. I DON’T EVEN HAVE A LIFE ANYMORE!

Bella punya karier cemerlang yang membentang di hadapannya—tapi ada harga yang harus dibayar. Dan ketika satu per satu masalah memukulnya, barulah ia terenyak dan bertanya, “Apakah aku ada di jalan yang benar?” Lalu cahaya terang itu muncul… lewat sosok yang sangat menginspirasinya: Merry Riana. Dari Merry Riana, Bella mempelajari hal-hal berharga. Makna perjuangan, kesuksesan, dan bagaimana menjalani hidup yang utuh sesuai passion.

@MerryRiana: “Don’t chase after money. Rather, chase your passion, and money will chase after you.

Review
Novel yang ditulis oleh Debbie Widjaja ini adalah novel yang cukup menghibur dan mencerahkan. Kenapa? Karena novel yang sebagian terinspirasi dari kisahnya sendiri ini mampu mendorong kita untuk terus berjuang meraih impian dan menemukan tujuan hidup kita layaknya Bella. Kisah Bella yang diceritakan Debbie sangatlah dekat dengan kehidupan sehari-hari dan (mungkin) bisa terjadi pada siapa saja. Banyaknya cobaan yang dialaminya sempat membuatnya putus asa. Akan tetapi, berkat tweet-tweet penyemangat Merry Riana yang dibacanya, Bella pun bangkit kembali dan tetap bertahan.

Don’t chase after money. Rather, chase your passion, and money will chase after you.” – Merry Riana

Baca lebih lanjut

[Review] Pojok Lavender by @cinnamoncherry

pojok-lavender-200x300Judul: Pojok Lavender
Penulis: Primadonna Angela
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Terbit: April 2013
Bahasa: Indonesia
ISBN: 9789792294903
Halaman: 256 halaman
Peresensi: Launa Rissadia

Sinopsis
Banyak hal dapat terjadi dalam sebuah kafe. Kafe bisa menjadi latar berseminya cinta sampai patahnya hati, menjadi saksi perselisihan sampai saksi persahabatan yang tulus, tempat seseorang mengembangkan harapan atau mematikannya. Drama kehidupan, yang silih berganti.
Dalam buku ini ada beraneka kisah yang berkaitan dengan Pojok Lavender. Ya, Lavender Rosemary, adik Cinnamon Cherry, juga punya ceritanya sendiri. Tapi apa kisah cintanya akan berakhir indah seperti yang dialami banyak pasangan yang berkencan di kafenya?

Review
Ah… Been a long time. Last month I was too busy with writing project. So, I had no time to write a review. But, now I’m back! 😀
Ini kali kedua (kalau engga salah) aku membaca karyanya Primadonna Angela. Sama seperti teenlit Satsuki Sensei miliknya, dalam teenlit ini penulis menyajikan banyak kisah yang menyentuh dan sangat disayangkan bila melewatkannya. Keenam belas kisah tersebut dihidangkan secara apik olehnya.

Kamu dan aku, dalam hawa beku
Kala sendiri, merenung dalam sepi
Dan tiba-tiba, ada secercah cahaya
Tidak satu, tapi dua
Dua cahaya, yang akan menaklukkan dunia…

Syair lagu di atas adalah kutipan dari salah satu kisah yang paling aku suka dalam buku ini. Kisah menyentuh tersebut berjudul Dua Cahaya. Tokoh Hikari yang ada dalam kisah tersebut mengalihkan perhatianku. Bagiku, Ia merupakan sosok pria dambaan seluruh wanita. Siapa coba yang tak mendambakan seorang lelaki yang romantis seperti dirinya? 😀

Baca lebih lanjut