[Catatan] Happy World Book Day!

JPEG_20160423_111249_-1944874007

Duh, telat banget, ya, aku baru posting tentang Hari Buku Sedunia hari ini. Tapi, lebih baik telat daripada tidak sama sekali, kan, ya? hehe. 😀 *mencoba melakukan pembelaan diri* *ditoyor para pembaca*

Kalau ditanya apa yang aku dapat dari sebuah buku, aku akan menjawab amat amat amat banyak. Kenapa? Karena bukan satu dua hal yang aku dapatkan dari membaca sebuah buku, melainkan juga mendapat banyak teman baru yang memiliki kesukaan yang sama. Melalui buku aku bisa memperoleh banyak ilmu yang tidak aku dapatkan selama sekolah dan kuliah dulu, mengetahui pemikiran penulisnya, belajar dari berbagai sudut pandang, dan yang pasti ‘jalan-jalan’ ke banyak tempat. Sejak kecil aku sudah dekat dengan buku, meski buku yang kubaca hanyalah komik serial cantik, Detective Conan, Doraemon.

Baca lebih lanjut

Rapid Fire Questions Tag (Updated)

image

 

Better late than never, right? Sebenarnya aku di tag rapid fire questions sudah dari bulan lalu. Cuma karena sebulan kemarin sibuk dengan writing project, jadi baru sekarang kujawab pertanyaan dari @skyducken. Dan karena baru paham juga sih, hahaha. 😀

Tak perlu berlama-lama lagi, berikut jawabanku untuk kesepuluh pertanyaan yang wajib dijawab:
1. Nambah atau ngurangin timbunan?
Nambah dong. Soalnya salah satu impian besarku pengin punya kafe buku. ^^

2. Pinjam atau beli buku?
Beli, sekalian buat dikoleksi.

3. Baca buku atau nonton film?
Baca buku. Karena kerja terus capek jadi nonton filmnya jarang banget.

4. Beli buku online atau offline? (tobuk yg temboknya bisa disentuh)
Lebih sering offline karena kalau beli buku penginnya yang lemnya tebal dan engga ada yang cacat. Kalau nyari offline engga ada, baru deh beli online. Fleksibel sih. 🙂

5. (Penting) buku bajakan atau ori?
Ori dong. Karena kalau suatu saat nanti jadi penulis, aku engga mau bukuku dibajak (di fotocopy). 😀

Baca lebih lanjut

Rapid Fire Questions Tag

20130511-212655.jpg

Dua hari lalu sewaktu lagi online Twitter, tetiba ada mention dari @skyducken bertuliskan “Rapid Fire Tag“. Jujur, waktu lihat mention-nya aku bilang, “Apa nih Rapid Fire Tag. Ga ngerti.” Lalu aku abaikan saja mention-nya (maaf yak @skyducken :-D). Dan kebetulan lagi ribet banget sama tulisan jadi ga begitu penasaran sama mention-nya.

Nah, tadi ada mention lagi dari @peri_hutan. Ia bilang, “Jawabannya aku tambahin di sini ya.”
“Hah? Jawaban apaan. Ga ngerti,” pikirku. Jadilah aku penasaran dan buka link blognya yang @skyducken dua hari lalu. Dan tetap masih ga ngerti, hahaha. Maklum member baru. >.<
Meski ga ngerti, tapi aku coba saja deh jawab pertanyaannya. Entah benar atau ga. Kalau salah, mohon koreksinya ya @skyducken, hehe. Punten pisan baru dijawab sekarang. 😀

Berikut lima pertanyaan dari @skyducken:
1. Hardback atau paperback?
Dua-duanya. Tergantung bukunya dan harganya. Kalau hardback enaknya ga akan cepat rusak, dan kalau paperback sebaliknya. Kalau paperback enaknya ga akan bikin berat kalau dibawa ke mana-mana, kalau hardback sebaliknya. 🙂

2. Nonton movie-nya dulu atau baca bukunya dulu?
Hmm… Kalau penulisnya penulis yang aku suka, sebisa mungkin baca bukunya dulu. Tapi, kalau pun ga sempat, tetap bakal baca bukunya walaupun nonton filmnya duluan. Kalau penulis yang belum pernah aku baca bukunya, (mungkin) bakal nonton filmnya aja. Atau bahkan ga nonton. 😀

3. Baca sambil duduk atau tidur-tiduran?
Sambil duduk dong. Karena minus mata uda besar jadi ga mau lagi baca ataupun nulis sambil tiduran, wkwk.

4. Vampire atau werewolf?
Vampire. Cool aja gitu. 😀

5. Bebek atau kelinci?
Meski ga begitu suka dengan binatang (cuma suka ngelihat aja, haha), aku pilih kelinci. Karena putih, bulunya (katanya) halus, dan lucu.

Nge-tag orang lainnya nyusul ah…. Nyari-nyari korban dan nyusun pertanyaannya dulu, haha. Enjoy! ^^

Close Up Interview Anggota BBI – Siro

Ini kali pertama aku ikut berpartisipasi dalam memeriahkan ulang tahun BBI yang kedua. Maklum anggota baru. 😀 Pada Close Up Interview BBI kali ini, aku mendapat kesempatan untuk mewawancarai seorang gadis pencinta buku yang akrab disapa dengan nama Siro (bukan Siro peliharaannya Shinchan loh ya :-D).

TeEn0091Beruntungnya mewawancara Siro tak sulit, dan bisa dibilang sangat cepat. Tak berapa lama setelah aku mengirimkan pertanyaan, Siro pun mengirimkan jawabannya. Antara percaya dan engga sih sebenarnya, hahaha. Karena Siro cepat sekali menjawabnya dan kupikir tidak semua pertanyaanku dijawab olehnya. Namun ternyata seluruh pertanyaanku disantap habis tak tersisa. 🙂 Ok deh, tanpa berlama-lama lagi, berikut hasil interview aku dengan Siro.

1. Q: Nama lengkap kamu siapa? Dan saat ini kegiatannya apa saja?

A: Nama lengkap Siti Robiah A’dawiyah. Kegiatan saat ini sih kuliah semester 6, mengajar privat, baca novel di sela-sela kesibukan, nge-blog kalau lagi ada waktu dan mood (aku moody-an ya, hehe ^_^), kadang nyoba bikin cerita (dan engga pernah selesai :D).

2. Q: Sejak kapan jadi member BBI? Gimana ceritanya/awal mulanya bisa atau kepingin jadi member BBI?

A: Mengajukan jadi member BBI akhir tahun kemarin, 2012. Diterima jadi member awal Januari sekitar tanggal 5 Januari 2013. Awalnya, aku kan penyuka novel roman, terus kadang aku suka salah beli novel yang dikira bakal seru eh malah kurang seru. Setelah aku ubek-ubek google aku nemuin beberapa blog yang ngebahas buku dan review-nya. Dari situ aku dapat rekomendasi novel yang seru. Terus aku lihat beberapa blog mereka itu memasang banner yang sama dengan banner BBI. Terus ngerasa “wah mereka keren bisa gabung di komunitas buku dan bisa berbagi pengalaman tentang buku yang bermanfaat bagi yang suka buku kaya aku.” Aku juga pingin ngebagi pengalaman baca buku aku, biar bisa bermanfaat. Gitu deh, akhirnya gabung juga, hehe.

Baca lebih lanjut