PT Gramedia Pustaka Utama, Review 2017, Review Buku

[Review] Fortunately, the Milk (Untunglah, Susunya) by Neil Gaiman


Judul Asli: Fortunately, the Milk

Judul Terjemahan: Untunglah, Susunya

Penulis: Neil Gaiman

Ilustrasi: Skottie Young

Alih Bahasa: Djokolelono

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama

Cetakan I: Desember 2014

Bahasa: Indonesia

ISBN: 978-602-03-1225-5

Halaman: 128 halaman

Harga: Rp35.000,-

Rating: 5/5

Sinopsis

“Aku membeli susu,” kata Ayah. “Aku keluar dari toko pojok, dan mendengar suara aneh seperti ini: dhum… dhumm… Aku mendongak, dan kulihat piringan perak besar menggantung di atas Jalan Marshall.”

“Halo,” pikirku. “Itu bukan sesuatu yang kaulihat setiap hari. Lalu sesuatu yang aneh terjadi.”

Ingin tahu kelanjutan ceritanya? Baca saja petualangan aneh dan ajaib ini, yang diceritakan dengan lucu oleh Neil Gaiman, penulis bestseller pemenang Newbery Medalist. Ilustrasi oleh Skottie Young.

Review

“Susumu masih ada. Selama ada susu, masih ada harapan.” (Hlm. 31)

“Jika benda yang sama dari dua waktu berbeda bersentuhan, satu dari dua hal akan terjadi. Bisa Jagad Raya musnah atau tiga orang bajang ajaib akan berdansa di jalan-jalan dengan pot bunga di kepala mereka.” (Hlm. 51)

“Terserah padamu. Mau hidup di jagad yang sudah tidak ada lagi, atau biarkan dunia apa adanya.” (Hlm. 89)

Saya menghabiskan Fortunately, the Milk dalam waktu dua hari. Sebetulnya sehari bisa habis karena buku ini terbilang tipis. Hanya saja saat ini waktu membaca saya tidak sebanyak dulu. *curcol lagi* Pun tidak seluruhnya berisi tulisan karena terdapat ilustrasi-ilustrasi manis yang menghiasi setiap halamannya sehingga buku ini bisa selesai dibaca dalam sekali lalu. Selain itu, saya juga suka sekali melihat ilustrasi-ilustrasinya. Pelengkap cerita yang begitu detail dan memanjakan mata. Saya yakin anak-anak pun akan suka.

Baru kali ini saya mencicipi karyanya Neil Gaiman. Neil Gaiman tidak hanya menulis novel, tetapi juga fiksi pendek, buku komik, novel grafis, teater audio, dan film. Beberapa karyanya yang lain, yaitu Blueberry Girl, Coraline, The Graveyard Book, Stardust, The Wolves in the Walls, dan lain-lain.

Fortunately, the Milk sendiri mengisahkan tentang seorang ayah yang membeli sebotol susu di toko pojok untuk anak-anaknya. Ketika keluar dari toko pojok ia melihat sebuah piringan perak besar menggantung di atas Jalan Marshall. Ia pun tersedot ke dalamnya dan bertemu dengan banyak penghuni yang aneh.

Melihat papan bertuliskan pintu darurat yang tidak boleh dibuka, tidak membuatnya merasa harus mengikuti larangan tersebut. Tak lama kemudian ia melompat dan mengalami petualangan aneh lainnya. Setiap ada kejadian yang membahayakan susu yang dibelinya, ia selalu menjaga botol susunya agar tidak terjatuh. Namun, sesuatu terjadi dan botol susunya terlepas dari tangan sang Ayah. Lalu, bagaimana dengan sarapan anak-anak? Akankah Ayah berhasil mendapatkan kembali susu yang dibelinya dan balik ke masa sekarang?

Saya suka setiap adegan antara Ayah dan anak-anaknya yang ditampilkan Neil Gaiman. Penulis seperti ingin menunjukkan pada pembaca peran apa saja yang bisa dilakukan seorang ayah terhadap anak-anaknya. Juga ketika Ibu mengingatkan anak-anak, khususnya Ayah, untuk tidak lupa mengerjakan hal-hal penting yang harus dilakukan selama ia pergi ke konferensi. Singkatnya, Fortunately, the Milk menceritakan tentang berbagai petualangan aneh yang dialami Ayah selama berada di piringan perak besar dan bagaimana caranya ia kembali ke rumah agar anak-anak bisa sarapan dengan susu yang dibelinya.

Petualangan-petualangan yang disuguhkan Neil Gaiman dalam buku ini benar-benar ajaib. Aneh, seru, menarik, menggelikan hati, semua bercampur jadi satu. Membaca buku ini membuat saya ingin membaca dan mengoleksi buku Neil Gaiman yang lain. Juga tentunya membuat saya jatuh cinta dengan imajinasi Neil Gaiman. Fortunately, the Milk adalah bacaan anak yang ringan, seru, dan menarik, serta bisa menghibur pembaca seperti saya yang bukan anak-anak. Buku ini amat saya rekomendasikan untuk dibaca oleh anak-anak dan orang tua yang senang membacakan dongeng/cerita untuk anaknya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s