PT Gramedia Pustaka Utama, Review 2014, Review Buku

[Review] Katakan Cinta dengan Warna by Primadonna Angela


15478Judul: Katakan Cinta dengan Warna

Penulis: Primadonna Angela

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama

Cetakan Kedua: April 2010

Bahasa: Indonesia

ISBN: 9789792229561

Halaman: 152 halaman

Harga: Rp 15.200,- (www.getscoop.com)

Rating: ♫♫♫

Sinopsis

Bagi Rieni, cinta memiliki warna. Dan merah jingga adalah warna cintanya terhadap Milo. Maka untuk ulang tahun Milo, Rieni merajutkan sweter jingga untuk temannya sejak kecil itu. Tapi, apa Milo yang biasa dikerumuni cewek-cewek yang jauh lebih cantik dan trendi akan menerima kasih sayang tulus Rieni?

Belasan kisah cinta dalam kumcer ini mungkin akan membuatmu tersenyum, terharu, dan barangkali tertawa riang!

Review

Ini kali pertama saya baca buku digital sampai selesai. Dan kebetulan men-download buku yang saya inginkan pun amat mudah di aplikasi tersebut. Mungkin teman-teman juga sudah ada yang pernah baca buku di SCOOP. Baca buku digital memang suatu pilihan, tapi teman-teman perlu tahu nih kalau mau beli buku di SCOOP nggak susah loh. Cukup download aplikasinya, cari buku yang kamu mau dan unduh, lalu tinggal baca deh buku yang kamu unduh tersebut di library. 😀 Sekarang dengan banyaknya aplikasi semacam SCOOP ini kita bisa baca buku di mana pun dan kapan pun jadi nggak ribet, hehe.

Nah, balik ke buku Katakan Cinta dengan Warna yang sudah saya baca, kumpulan cerita yang ada dalam buku ini remaja banget. Saat membaca beberapa cerpennya bikin saya senyum-senyum sendiri. Saya nggak akan cerita banyak tentang masing-masing cerpennya, tapi saya akan berbagi mengenai cerpen-cerpen yang saya suka. Berikut ketujuh cerpen favorit saya:

  • Saat Gerald Jatuh Cinta

Baca cerpen ini kita jadi tahu gimana seorang remaja cowok jatuh cinta. Gimana perubahan-perubahan sikapnya. Mungkin juga hal ini nggak jauh beda dialami sama seorang cewek yang sedang jatuh cinta sama seorang cowok. Kira-kira kalau cowok yang sudah dewasa lagi jatuh cinta begini juga nggak ya? 😀

  • Taruna

Kocak abis ceritanya. Ending-nya nggak ketebak. Saya pikir Taruna itu cowok yang tampan tapi penampilannya nggak banget sehingga bisa membuat Nina seolah terjatuh dari pohon ketika bertemu dengannya. Eh, nggak tahunya tebakan saya salah, haha.

  • Apel Hijau di Rumah Aileen

Suka sama ceritanya yang simpel tapi penuh pesan. Bahwa benar apa yang kita lihat terkadang tidak seperti yang kita lihat. Seperti kemewahan yang dimiliki Aileen yang tidak membuat dirinya bahagia.

  • I Can’t Bear to Say I Love You

Sedih baca ceritanya. Kasihan sama si cewek yang belum sempat mengutarakan perasaannya ke Ray karena sesuatu hal yang terjadi pada Ray.

  • Peramal Tarot

Baca kisah persahabatan Nila & Fine, mengingatkanku pada persahabatanku sendiri. Saya bisa merasakan kesedihan yang mendalam yang dialami Nila saat kehilangan Fine. Di sini saya dapat memetik satu pelajaran bahwa sekali pun lewat ramalan kita tahu apa yang akan terjadi pada orang terdekat kita, kita nggak bisa berbuat apa-apa. Sebab, pada akhirnya Tuhan-lah yang memutuskan apa yang terbaik bagi umatnya.

  • Aku Benci Mama!

Kocak ceritanya. Ending-nya bikin saya sedikit kesal karena saya jadi penasaran dengan bagaimana reaksi Martha ketika Dewa menganggap ibunya Martha sebagai adiknya Martha. Dan nggak ada yang bisa menjawab rasa penasaran saya kecuali penulisnya sendiri. 😀

  • Katakan Cinta dengan Warna

Cerita manis dengan ending yang manis pula. Dan saya berkesimpulan bahwa setiap orang memiliki warna cintanya sendiri.

Seperti karyanya yang lain, penulis menggunakan gaya bahasa sehari-hari yang baku tapi nggak sulit dimengerti. Belasan cerita dalam buku ini amat dekat dengan kehidupan sehari-hari kita. Dan saya yakin kita semua pernah mengalaminya sehingga ketika baca beberapa kisahnya, saya jadi terbawa ke dalam kenangan masa lalu saya sendiri. Typo yang ada dalam buku ini juga menurut saya cuma kesalahan dalam pengetikan saja. Nggak jadi masalah besar buat saya karena typo-nya hanya sedikit.

Buku ini merupakan buku keenam belas yang ditulis oleh Primadonna Angela, yang terdiri dari 16 kisah yang mampu menyegarkan pikiran kita dan membuat kita tersenyum sendiri. Primadonna Angela adalah seorang penulis Teenlit dan MetroPop yang mengusung kehidupan sehari-hari dalam cerita yang menyentuh dan menggelitik sebagai ciri khas karya-karyanya. Buat kalian yang pengin baca buku tapi nggak terlalu suka dengan buku yang tebal, saya rekomendasikan buku ini untuk kalian baca karena buku ini nggak tebal dan bisa menghibur kalian. ^^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s