GagasMedia, Review 2014, Review Buku, Secret Santa BBI

[Postbar Secret Santa 2013] Review: Melbourne by @WinnaEfendi


www.goodreads.com
http://www.goodreads.com

Judul Buku: Melbourne: Rewind

Penulis: Winna Efendi

Penerbit: GagasMedia

Cetakan I: 2013

Bahasa: Indonesia

ISBN: 979-780-645-6

Halaman: 328 halaman

Harga: Rp 44.200 (www.bukukita.com)

Rating: 3.5/5

Sinopsis

Pembaca tersayang,

Kehangatan Melbourne membawa siapa pun untuk bahagia. Winna Efendi menceritakan potongan cerita cinta dari Benua Australia, semanis karya-karya sebelumnya: Ai, Refrain, Unforgettable, Remember When, dan Truth or Dare.

Seperti kali ini, Winna menulis tentang masa lalu, jatuh cinta, dan kehilangan.

Max dan Laura dulu pernah saling jatuh cinta, bertemu lagi dalam satu celah waktu. Cerita Max dan Laura pun bergulir di sebuah bar terpencil di daerah West Melbourne. Keduanya bertanya-tanya tentang perasaan satu sama lain. Bermain-main dengan keputusan, kenangan, dan kesempatan. Mempertaruhkan hati di atas harapan yang sebenarnya kurang pasti.

Setiap tempat punya cerita.

Dan bersama surat ini, kami kirimkan cerita dari Melbourne bersama pilihan lagu-lagu kenangan Max dan Laura.

Enjoy the journey,

EDITOR

Review

Novel karya Winna Efendi dengan kover simpel dan manis ini berkisah tentang seorang pria pencinta cahaya bernama Maximillian Prasetya dan seorang wanita bernama Laura Winardi berusia 26 tahun — yang selalu mengingatkannya akan cahaya — yang kembali dalam kenangan masa lalu yang terabai dan tersisa. Mereka akhirnya dipertemukan kembali di Melbourne setelah lima tahun tidak bertemu. Ini mungkin ya yang dinamakan jodoh. Meskipun bertahun-tahun lost contact, tetapi pada akhirnya tetap dipertemukan juga.

Setibanya di Melbourne, dalam perjalanannya menuju rumah, tanpa sengaja Max mendengar suara Laura dari siaran radio yang diputar di taksi yang ditumpanginya. Kebetulan lagu terakhir yang diputar Laura adalah lagu John Mayer berjudul Back to You. Lagu ini merupakan lagu yang didengar oleh mereka berdua di bandara saat Max pergi meninggalkan Melbourne. Lagu ini pula yang membuat Max dan Laura terkenang akan kejadian di mana mereka (terpaksa) berpisah.

A song tells the story of your life; there’s always a personal history attached to it. Itulah yang menarik dari musik — setiap orang memiliki soundtrack kehidupannya sendiri.  Just like how this one particular song reminds me of a person i used to know. (Hal. 19)

Kemunculan Max seolah-olah seperti hantu. Secara tiba-tiba ia menampakkan diri di hadapan Laura dan membuatnya terkejut. Max muncul setelah lima tahun menghilang tanpa jejak. Mereka pun mengulang lagi masa-masa di mana mereka masih berstatus sebagai pasangan. Banyak hal yang ingin diketahui, baik oleh Laura maupun Max mengenai kehidupan masing-masing setelah mereka berpisah. Apa saja yang terjadi selama rentang waktu mereka tidak menjadi bagian dari hidup masing-masing.

Kehadiran Evan Mulyadi — pacar sahabat Laura yang bernama Cecily Tanuharja — sempat menggoyahkan perasaan Laura. Banyaknya kesamaan di antara mereka berdua membuat hubungan mereka semakin dekat dan membuat Max cemburu. Pertengkaran yang cukup hebat pun terjadi antara Max dan Laura. Pertengkaran yang tidak pernah terjadi sebelumnya bahkan saat mereka masih berstatus sebagai pasangan.

Dalam novel ini, kita akan diperkenalkan dengan tiga tokoh utama, yaitu Laura, Max, dan Evan. Cerita yang terjadi pada mereka bukanlah hal yang baru dan (mungkin) ada yang pernah mengalaminya. Karakter tokoh yang dimunculkan memiliki karakter yang kuat. Kita akan dibuat sebal dengan sikap Laura yang tidak mau mengakui perasaannya bahwa ia masih menyayangi Max. Laura yang merasa takut kalau perasaannya yang terlalu besar bisa membawanya lagi ke kejadian enam tahun lalu. Laura terus saja memendam perasaan takut itu. Perasaan akan kejadian yang belum tentu terjadi lagi.

Max juga sedikit mengesalkan. Kesalahan yang dibuat Max di masa lalulah yang membuat hubungannya dengan Laura tidak baik. Andai saja ia sedikit bersabar menunggu Laura datang, dan menoleh ke belakang untuk mencari Laura, mungkin jalinan kasihnya dengan Laura masih terus berlanjut. Aku suka dengan sisi lain Max yang masih mengingat hal-hal kecil tentang Laura meskipun sudah bertahun-tahun ia tidak ada dalam hidup Laura.

Evan yang sempat mengisi kekosongan hati Laura yang kebetulan juga pendengar siaran Laura, memiliki sifat yang cenderung pendiam dan romantis. Namun, bila sudah berbicara dengan seseorang yang menyukai musik dan hobi yang sama maka sisi lainnya akan terlihat. Kalau aku jadi Laura mungkin aku juga akan terpikat pada Evan karena sikapnya yang romantis, hehehe.

Alur cerita dalam novel ini yaitu alur maju-mundur. Kita akan digiring ke dalam kenangan-kenangan saat Max dan Laura masih bersama, juga ketika mereka bertemu kembali dan menjalani hari sebagai seorang teman. Beberapa typo yang ada tidak menjadi masalah yang besar karena hanya sedikit sehingga tidak begitu mengganggu. Selain itu, ukuran font yang digunakan juga pas.

Aku percaya dalam setiap novel selalu tersirat sebuah pesan. Begitupun dengan novel ini. Dalam novel ini, tersirat pesan bahwa apa yang kita miliki saat ini harus kita jaga dengan baik karena setiap hal/orang yang ada dan hadir dalam hidup kita itu berharga. Kita pun harus bisa mengerti dan menghargai perasaan maupun mimpi pasangan kita. Terkadang kita baru merasa apa yang kita lakukan salah di saat kita sudah menyakiti dan kehilangannya. Apa yang terjadi di masa lalu kadangkala memang tidak bisa diperbaiki, dan ada baiknya dilupakan. Namun, kejadian di masa lalu selalu bisa dijadikan pelajaran untuk masa depan.

Iklan

2 thoughts on “[Postbar Secret Santa 2013] Review: Melbourne by @WinnaEfendi”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s