GagasMedia, Review 2014, Review Buku, Secret Santa BBI

[Postbar Secret Santa 2013] Review: Pahit Manisnya Persahabatan


www.goodreads.com
http://www.goodreads.com

Judul Buku: Truth or Dare

Penulis: Winna Efendi & Yoana Dianika

Penerbit: GagasMedia

Cetakan II: 2012

Bahasa: Indonesia

ISBN: 979-780-566-2

Halaman: 304 halaman

Rating: 4/5

Sinopsis

LONG TIME NO SEE

Suaramu seperti embusan udara segar saat terdengar di gagang telepon. Apa kabarmu, teman? Semoga waktu memperlakukanmu dengan baik. Oh ya, tentu saja aku juga kangen padamu. Bahkan sampai detik ini, kau selalu ada di speed dial handphone-ku—dan juga hatiku.

MISS YOU LIKE CRAZY

Banyak yang ingin aku ceritakan padamu saat bertemu nanti. Tentang teriknya matahari, tentang indahnya rembulan, tentang ceritaku yang terjadi di antaranya.

WISH YOU WERE HERE

Tahukah kamu, sampai kau kembali lagi, akan selalu ada dua kursi di teras rumahku? Dan setiap sore, aku duduk di sana, membaca buku dan menunggu. Aku ingin, saat kau datang nanti, akulah orang yang pertama kali kau temui. Yang berlari ke arahmu sambil memekik tenang.

Jadi orang pertama yang akan memberimu pelukan selamat datang….

Review

Novel dengan kover cantik dan sejuk ini merupakan proyek Gagas Duet yang ditulis oleh dua penulis GagasMedia, yaitu Winna Efendi dan Yoana Dianika, yang berkisah tentang pahit manisnya sebuah persahabatan. Novel ini menceritakan dua orang sahabat, yakni Alice Bells dan Catherine Collins yang tinggal di sebuah kota kecil di Waldo County di Maine, bagian Amerika Serikat yang dekat dengan laut bernama Belfast. Keduanya memiliki sifat yang bertolak belakang dan merupakan murid Belfast Area High School. Alice merupakan seorang gadis yang pendiam dan mengidap disleksia — semacam penyakit yang berkaitan dengan disfungsi salah satu area dalam otak –, sedangkan Catherine adalah gadis yang disukai oleh banyak orang dan pemberani.

“Yang nggak bisa kumengerti bukan masalah apakah kau menyukainya atau tidak karena jatuh cinta itu nggak salah. Tapi, sahabat sejati selalu jujur pada satu sama lain, apapun permasalahannya. Sahabat sejati nggak melakukan apa yang kau lakukan. I thought you, of all people, would know that.” (Hal. 102)

Sahabat sejati selalu jujur pada satu sama lain. Sahabat sejati nggak pernah menyimpan rahasia dari sahabatnya, sekecil apapun itu. (Hal. 110)

Dalam sebuah persahabatan adanya kejujuran satu sama lain itu amat penting, terlebih persahabatan antara dua perempuan dan satu laki-laki. Dalam persahabatan pun tidak ada yang luput dari yang namanya perselisihan. Begitu pun persahabatan Alice dan Catherine.

Perselisihan besar mereka dimulai ketika Catherine yang tanpa sengaja memergoki Julian sedang melakukan hal yang tidak semestinya dengan Alice. Perselisihan ini bisa terjadi dikarenakan Alice yang mulanya tidak jujur pada Catherine mengenai perasaannya terhadap Julian. Alice menganggap bahwa Catherine tidak perlu tahu mengenai perasaannya karena ia tidak mau membuat sahabat tercintanya tersebut terluka, padahal anggapannya tersebut adalah salah.

Dalam novel ini terdapat dua pelajaran yang bisa dipetik, yaitu pelajaran untuk selalu jujur pada sahabat sejati kita dalam keadaan apapun, dan tidak menunda-nunda dalam menyelesaikan masalah yang sedang terjadi. Meski klise, namun cerita yang disuguhkan kedua penulis menarik. Penyampaian setting-nya tergambarkan dengan jelas dan mampu membuatku berimajinasi sendiri. Selain itu, membuatku ingin mengunjungi tempat-tempat yang sering dikunjungi Alice dan Catherine, khususnya pantai di Belfast, tempat di mana mereka selalu bermain truth or dare.

Ada tiga part favoritku dalam novel ini, yaitu ketika Julian menyatakan rasa sukanya pada Catherine yang menurutku unik, ketika Julian yang dengan sengaja datang ke New York hanya untuk memberi kejutan pada Catherine, dan ketika Julian mengucapkan (lagi) kata I love you pada Catherine saat menunggu Alice datang untuk merayakan malam Natal bersama di downtown.

Ada juga part yang sangat mengharukan yang mampu membuatku menitikkan air mata. Part tersebut yakni ketika Catherine dan Julian memutar CD yang Alice buat khusus sebagai hadiah ulang tahun untuk Catherine yang belum sempat ia kirimkan. Hatiku tersentuh ketika membaca ucapan Alice pada Catherine yang terdapat di video tersebut.

Cerita yang lebih fokus pada Catherine yang disampaikan oleh Yoana Dianika bisa dibilang sebagai pelengkap cerita tentang Alice yang disampaikan oleh Winna Efendi di bagian awal karena beberapa bagian dalam cerita Catherine terdapat kesamaan dengan cerita Alice. Cerita Catherine kurang memenuhi ekspektasiku. Aku tidak menyangka terdapat beberapa bagian yang sama yang sudah diceritakan sebelumnya, padahal penulis bisa mengganti bagian yang sama tersebut dengan cerita lain. Misalnya, awal mula Catherine berkencan dengan Peter.

Novel ini adalah novel pertama yang sukses membuatku meneteskan air mata. Truth or Dare adalah sebuah novel yang mampu membuat kita merasakan pahit manisnya persahabatan, dan percintaan di dalam sebuah persahabatan.

———————————————————————————————

celebrate christmas with me-bbiReview kali ini khusus dibuat dalam rangka posting bareng event Secret Santa BBI 2013. Ini kali pertama aku ikutan event Secret Santa BBI dan engga nyangka dapat dua hadiah sekaligus, ditambah ternyata Santa-ku Oky bukan Sinta (makasih Mbak Dewi sudah ngasih tahu kalau Sinta engga ikutan SS, hahaha). Sebelum menebak, berikut riddle dari Oky:
image

Benar kan semua jawabanku, Ky? 😛 Senangnya bisa ngejawab riddle-nya dengan benar. 😀 ‎​​‎​Thanks a lot ya, Oky Septya! 🙂 Pasti benar kan kamu Santanya? 😀 *riddle-nya sempat bikin bingung dan bikin salah nebak, wkwk*

Dua hadiah yang diberikan merupakan buku incaranku sejak lama. Pas aku membuka paket darinya dan melihat isinya, aku senang sekali. Kover kedua buku tersebut sangat manis. Aku suka dengan cerita Truth or Dare meskipun ceritanya sangat umum. Ini buku pertama yang sukses membuatku sedikit menitikkan air mata (tapi engga sampai nangis loh ya). 😀

Review buku kedua Melbourne: Rewind akan aku posting besok ya. ^^ Hari ini review-nya mau aku baca ulang dan lengkapi dulu. Maklum bikinnya cepat-cepat karena satu dan lain hal. 😀 Kerja dulu ah…

Iklan

13 thoughts on “[Postbar Secret Santa 2013] Review: Pahit Manisnya Persahabatan”

  1. Aku ngaku deh… haha. Kemarin pas Mba Launa nebak SSnya adalah mba Sinta aku sempet ngikik seneng kalo riddleku susah. Eh nggak tahunya Ibu detektif kita sukses memberikan bantuan clue. Haha, aku salut padamu mba AsDewi!!

    Hihi, sori ya aku kurang kreatif dalam memberikan riddle. Polanya sama mulu tiap tahun. Salut buat Mba Launa yg udah bisa jawab semua pertanyaan dengan benar. Enjoy the book!!

    1. Hahaha yay akhirnya benar juga. xD Iya salut sama Mbak AsDewi. Berkat clue-nya jd bs ngulang nebak hihi. Salut jg sama dirimu pertanyaannya bikin aku buat googling wkwkkwk. Thank u for the books, Ky! 🙂

  2. Ehm…..Mbak Sinta gak ikutan SS, Na. Parcelbuku memang online shop punya mbak Sinta, tapi beliau gak ikutan SS.

    Aku udah baca riddlemu. Kamu udah bener kok jawabin semua clue di riddle. Coba susun huruf pertama dari tiap clue itu. Voila….itulah santamu 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s