Metagraf, Review 2013, Review Buku

[Review] The Art of Stimulating Idea


20130218-222003.jpg

Judul: The Art of Stimulating Idea
Penulis: Bambang Trim
Penerbit: Metagraf
Cetakan: I
Tahun Terbit: 2011
Jumlah Halaman: 198 halaman
ISBN: 9786029212259
Peresensi: Launa Rissadia

Sinopsis:
IDE adalah sebuah penemuan bukan pencarian. Oleh karena itu ide adalah sebuah seni yang memungkinkan semua orang menjadi produktif berkarya atau paling tidak menghasilkan satu dua karya terobosan. Buku tentang menulis yang disusun membahas riwayat ide ini memang untuk dengan bahasa yang meluaskan wawasan: “Seni menstimulus ide”; “Mengeksekusi ide”; “Mencermati topik-topik hit”; “Melejitkan ide”; “Memasarkan ide”. Penulisnya, Bambang Trim, praktisi perbukuan yang menyebut dirinya komporis buku Indonesia ini memang terlalu baik hati. Dia membongkar habis bagaimana ide sebuah tulisan itu ditemukan dan dipasarkan. Bahkan, dia pun tidak tanggung-tanggung menyiapkan bonus 101 Ide Penulisan Buku yang dapat menstimulus Anda untuk segera menulis.

Review:
Ibarat hujan yang turunnya tak pasti, ide tak bisa ditebak kapan datangnya. Kadang kala datang setiap saat, kadang pula tak datang. Semua orang pasti pernah mengalaminya. Namun satu yang pasti, ide dapat hadir di manapun dan kapanpun. Dalam buku ini, penulis profesional yang juga berprofesi sebagai editor sekaligus book packager memaparkan segala hal tentang ide secara jelas dan bernas.

Pada bagian pertama buku ini, sang komporis buku menyebutkan beberapa penulis asing dan penulis dalam negeri yang memiliki ide mengguncang. Cukup menambah pengetahuan meski baru di awal. Dengan adanya contoh penulis-penulis tersebut kita menjadi tahu siapa saja penulis yang benar-benar memiliki ide yang mengagumkan. Tak hanya itu, penulis juga memerikan beberapa contoh penulis berpengaruh dan penulis berkarakter.

Setelah pemaparan mengenai dua jenis penulis tersebut, Bambang Trim menjelaskan tiga kegiatan seni menstimulus ide yang dapat kita lakukan, diantaranya banyak baca, banyak jalan, dan banyak silaturahmi. Dalam pembahasan mengenai orisinalitas ide, penulis menjabarkan beberapa aktivitas stimulasi ide yang dapat kita praktikkan. Penulis juga menyatakan, tak hanya ilmu yang dapat dikembangkan. Ide pun sangat mungkin bisa dikembangkan dengan berbagai bentuknya. Bentuk pengembangan ide tersebut diuraikan lengkap olehnya dalam buku ini.

Pada bagian kedua, sang komporis buku memberikan penjelasan tentang cara efektif dan praktis mengeksekusi ide. Terdapat pula penjelasan mengenai sejumlah persiapan diri yang patut diperhatikan dalam penggarapan ide. Yang tak kalah pentingnya yaitu Bambang Trim juga menerangkan cara menyusun kerangka ide dan memberikan contoh model outline tahapan serta model outline butiran.

Bagian berikutnya merupakan bagian yang juga dapat menambah wawasan kita dalam hal topik-topik hit yang akan selalu dicari oleh masyarakat pembaca. Dalam pemaparan mengenai best seller terdapat pula interpretasi penulis berkaitan dengan faktor-faktor pendongkrak penjualan sebuah buku. Pun hal-hal yang harus dilakukan bila meniatkan buku yang ditulis menjadi best seller. Menarik bukan? 😀

Pada bagian keempat, penulis semakin mendetail dalam membahas soal ide. Untuk menginsafi sebuah ide layak diluncurkan dan kemudian dituliskan, ada 3 unsur yang perlu diperhatikan yaitu menarik-penting-amanat. Ketiga unsur tersebut dijelaskan secara singkat dan jelas oleh penulis. Secara garis besar, bagian ini memaparkan tentang cara melejitkan ide.

Selanjutnya dalam bagian Memasarkan Ide, Bambang Trim memerikan secara mendetail proses pengalihan ide ke dalam tulisan yang disebut DRAFTING. Yang tak kalah menarik, penulis memberikan pula contoh gamblang Brief for Publisher. Pada bagian akhir, penulis mencantumkan beberapa tulisannya seputar menulis yang juga telah terdapat di note Facebook serta blognya.

Setelah kubaca dan kulihat-lihat kembali, kekurangan pada buku ini hanya sebatas sedikit salah ketik saja (typo). Itu pun (kalau tidak salah) hanya satu kata saja. Buku ini menurutku sangat bagus, sebab apa yang kucari semua ada di dalamnya. Pengalaman penulis dalam bidang penulisan juga penerbitan yang terdapat pada beberapa bagian buku menjadi bumbu pelengkap yang membuat buku ini menarik untuk dibaca.

Ditambah pula dengan cover-nya yang simpel namun keren, cukup untuk memikat calon pembaca guna menyentuhnya. Yang kemudian (mungkin) memutuskan untuk membelinya. 😀
Pada akhirnya kekurangan pun terselimuti oleh adanya kelebihan ini. Salah satu kalimat yang aku suka yaitu ide tidak dapat dinantikan ataupun ditunggu. Ide hanya dapat distimulus untuk muncul. Bagaimana caranya? Semua dijelaskan lengkap dalam buku ini.

Tak cuma untuk penulis, buku ini juga bisa dibaca oleh semua kalangan yang kesulitan dalam mencari ide. Terlebih dalam buku ini Bambang Trim juga memberikan 101 ide penulisan buku yang bisa menstimulus ide kita. Asyik kan? 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s